Laman

Search

07 April 2010

Gempa Akibat Pergerakan Lempeng Sumatra

Gempa 7,2 skala Richter (SR) yang terjadi di sebelah tenggara Pulau Simeuleu, Sinabang, Nanggroe Aceh Darusalam, pukul 05.15 WIB pagi tadi disebabkan pergerakan lempeng Sumatra. Demikian dikatakan Kepala Bidang Info Dini Tsunami dan Gempa Bumi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jaya Murjaya di Jakarta, Rabu (7/4).
BMKG mencatat, pascagempa besar terjadi empat kali gempa dengan kekuatan 5 hingga 5,2 SR dan 18 kali gempa kecil dengan kekuatan di bawah 5 SR. Gempa kecil sempat mengakibatkan terjadinya tsunami di beberapa tempat, dengan ketinggian tidak lebih dari 40 sentimeter.

Pulau Simeulue sebelumnya beberapa kali diguncang gempa. Februari 2008 silam, gempa 7,3 SR terjadi sore hari. Selain bangunan banyak yang rusak, gempa juga mengakibatkan puluhan warga terluka.


* Pasca Gempa , Pasien Sakit Dievakuasi


Ratusan pasien terpaksa dievakuasi dari ruang perawatan rumah sakit, untuk menghindari ancaman tertimpa reruntuhan bangunan, menyusul getaran gempa bumi yang mencapai wilayah Gunung Sitoli, Nias, Rabu (7/4). Bahkan seorang pasien hamil di rumah sakit terancam melahirkan, akibat pengaruh psikologis gambaran gempa tahun 2004 silam yang dialaminya. Kecemasan akan gempa dan tsunami memaksa warga berlarian keluar dari rumah mereka untuk mengungsi ke dataran tinggi.


Gempa yang terjadi di daerah Simelue, Nangroe Aceh Darussalam Rabu pagi, memang berimbas ke wilayah ini. Aktivitas warga di pulau Nias pun lumpuh. Walaupun gempa tidak berpotensi tsunami, namun warga khawatir dan cemas. Nelayan pun tidak berani melaut. Sampai saat ini, situasi di Pulau Nias masih mengkhawatirkan bagi warganya.(PAG/AYB)

Sumber : Lentera