Laman

Search

05 April 2010

4 Anak Dilempar dari Kereta Api di Pekalongan ( Sadis ! )

Empat anak warga Desa Karangjompo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan luka berat setelah dilempar oleh orang tak dikenal dari kereta barang yang mereka tumpangi.

Keempat korban adalah David (11), Heris Fahmi (12), serta kakak-beradik, Qomarudin (11) dan Alif Setiadi (16). David dalam kondisi kritis lantaran pendarahan otak akibat terbentur benda keras.



Dia dilarikan ke RS Kariadi Semarang. Tiga korban lainnya patah tulang kaki dan tangan. Mereka diperkirakan juga mengalami pendarahan otak. Alifdan Qomarudin dirawat di RS Bendan, sedangkan Heris di RSUD Kraton, Pekalongan.

Kejadian itu masih diselidiki polisi. Berdasarkan keterangan korban, pelaku diduga kawanan preman yang kerap memalak penumpang KA barang. Salah seorang korban, Qomarudin mengatakan, saat kejadian Jumat mereka hendak bermain ke rumah salah seorang teman di Tegal.

Mereka naik KA dari Stasiun Pekalongan sekitar pukul 09.00. Sekitar setengah jam kemudian, datang dua pemuda tak dikenal. Saat itu kereta sudah masuk wilayah Kabupaten Pemalang.

Kedua pelaku meminta uang kepada korban, namun tak dituruti. Pelaku lantas memaksa Alif untuk meminjamkan telepon genggamnya. Tak berapa lama kemudian, Alif meminta ponselnya dikembalikan. Namun, dua pemuda tak dikenal itu malah marah-marah.

Pelaku dan korban akhirnya berkelahi. “Kakak saya (Alif) dilempar keluar kereta. Setelah itu kami bertiga juga dilempar,’’ tutur Qomarudin.

Para korban ditemukan warga di area persawahan di Pemalang. Kejadian itu lantas dilaporkan ke polisi. Para korban dilarikan ke RS Santa Maria Pemalang, sebelum dirujuk ke RS Bendan, RSUD Kraton Pekalongan, dan RS Kariadi Semarang.



Sumber : Matanews